audiovideo.co.id

YOU ARE HERE: Home

2A3 Amplifier

E-mail Print PDF

Seorang rekan yang sedang belajar merakit amplifier sendiri, pernah minta saran saya tentang desain amplifier tabung yang sederhana, tetapi memiliki kualitas suara yang sangat baik. Tanpa ragu saya sarankan padanya untuk mencoba merakit amplifier dengan desain single-ended dengan tabung 2A3. Tak ada desain yang lebih sederhana daripada single-ended, dan tak ada desain penguat tabung yang lebih sederhana selain yang menggunakan triode.

Tabung 2A3 sendiri merupakan salah satu triode legendaris (bahkan disebut sebagai “mother of triode”) yang dikenal bersuara bagus, bahkan memiliki tonal balance lebih baik dibanding tabung legendaris lainnya, 300B. Cukup banyak rekan DIYer, yang pernah memiliki baik amplifier 300B maupun 2A3, yang menyatakan lebih menyukai karakter suara 2A3 ketimbang 300B. Satu-satunya downside dari 2A3 adalah daya keluarannya yang rendah, hanya 3,5 watt maksimum per kanal pada desain single-ended. Tentu saja Anda tak akan mengalami masalah dengan daya keluaran rendah itu jika menggunakan speaker dengan sensitivitas input 92dB atau lebih. Bagaimana dengan ketersediaan tabungnya? No problem at all, hingga saat ini tabung 2A3 masih diproduksi di Cina dan beberapa Negara Eropa. Untuk yang produksi baru, Sovtek buatan Rusia merupakan favorit saya. Mengapa? Harganya murah tetapi kualitas suaranya cukup baik.

Shuguang juga memproduksi beberapa varian 2A3, tetapi karakter suaranya kurang saya sukai, yang 2A3C dengan ceramic-base sekalipun. Ya, boleh jadi ini a matter of taste, jadi jangan 100% percaya saya. Bagaimana dengan TJ Full Music dan Sophia Electric? Full Music dari Tian Jin Cina juga memproduksi beberapa varian 2A3, termasuk yang mesh-plate dalam globe-envelope. Mutu suaranya lebih bagus dengan karakter suara yang lebih halus dibanding Sovtek, tetapi sekaligus dengan harga yang jauh lebih mahal. Juga ada Electro Harmonix dari Soviet, dijual dengan harga sedikit di atas Sovtek. Masih ada lagi buatan JJ dan KR dari Eropa. Tabung bikinan KR sangat bagus dan rapi dalam hal konstruksi, dengan gelas yang lebih tebal pula. Tetapi bagi telinga saya, 2A3 buatan tempo doeloe tetaplah the best dalam hal mutu suara. Jika Anda cukup beruntung, tabung 2A3 double-plate bikinan RCA, Sylvania, TungSol, dan lain-lain, masih mudah ditemukan di pasaran. Tapi Anda membutuhkan the best luck untuk dapat menemukan sepasang 2A3 single-plate bikinan RCA. Selain faktor kelangkaan dan harganya yang sangat mahal, inilah the “real” mother of triode dalam soal mutu suara.

Pentode

desain final-stage pada amplifier dengan tabung 2A3 ini sangat sederhana bukan? Anda membutuhkan OT dengan impedansi primer 2K5 hingga 5K, tetapi saya sarankan gunakan saja 2K5 atau 3K. OT bikinan lokal pun bisa jadi pilihan, karena mutu suara cukup baik dan tentu saja jauh lebih murah. VR1 di katode 2A3 itu berfungsi sebagai hum-pot jika Anda memilih menggunakan catu daya filamen AC. Setelah rangkaian selesai dirakit, atur posisi hum-pot di tengah, kemudian putar sedikit ke kiri atau kanan hingga mendapatkan level dengung terendah pada speaker. Anda bisa gunakan catu daya DC untuk filamen jika menginginkan sumber yang lebih bersih (gambar 2), tetapi efek pada suara biasanya lebih kering ketimbang menggunakan catu filamen AC. Anda bisa lepaskan hum-pot jika trafo catu daya filamen telah dilengkapi center tap (gambar 3).

Catu Daya DC Filamen 2A3Alternatif Final Stage 2A3

Bagaimana dengan desain driver? Karena kita menginginkan desain yang sederhana, maka pilihan jatuh pada single-stage driver dengan menggunakan triode ber-gain tinggi (high Mu). Coba kita perhatikan contoh di sini, Anda bisa menggunakan tabung 6SL7 yang merupakan dual-triode (dua triode dalam satu tabung) jenis high-Mu, dengan konfigurasi SRPP yang sangat sederhana (gambar 4). Atau Anda bisa lebih memilih 12AT7 yang juga dual-triode sebagaidriver (gambar 5).

Driver Stage 6SL7 SRPPDriver Stage 12AT7 SRPP

6SL7 dan 12AT7 menurut saya merupakan pilihan yang baik, selain karena tabung ini mudah didapatkan juga karena karakter suaranya bagus. Jika Anda lebih menyukai single-triode, maka boleh mencoba tabung 6C45 buatan Rusia (gambar 6) atau tabung 5842 (gambar 7).

Driver Stage 6C45Driver Stage 5842

Selanjutnya, Anda tinggal menggabungkan desaindriver pilihan Anda dengan desain final-stage untuk mendapatkan desainamplifier secara utuh, sebagaimana dapat dilihat pada gambar 8.

Amplifier Single Ended 6SL7-2A3

Saya sudah mencoba semua desain tersebut di atas, dan favorit saya adalah kombinasi 6SL7-2A3 serta 5842-2A3. Kombinasi 6SL7-2A3 bersuara lebih rileks dan dengan mid dan vokal yang lebih tebal, tetapi kombinasi 5842-2A3 menghasilkan karakter suara yang lebih gesit dan dinamis.Bagaimana dengan desain catu daya? Meski penggunaan solid-state diode akan lebih praktis dan sederhana, namun saya lebih menyarankan penggunaan tabung rectifier dalam desain catu daya untuk amplifier 2A3 ini (gambar 9).

Catu Daya Amplifier 2A3

Alasan utamanya.. apalagi jika bukan mutu suara? Anda bisa gunakan tabung 5U4 yang banyak tersedia di pasaran, yang bisa diganti dengan 5R4 ataupun 5AR4, sesuai dengan preferensi Anda. Sebagaimana halnya dengan tabung final, maka pilihan tabung driver dan rectifier tertentu akan ikut menentukan karakteramplifier ini secara keseluruhan. Bahkan pilihan jenis dan merk komponen lainnya seperti resistor, kapasitor, hingga kabel-kabel yang digunakan, akan ikut mempengaruhi karakter suara amplifier secara keseluruhan. Di sini justru letak keasyikan sebagai seorang DIYer, Anda mempunyai opsi yang nyaris tak terbatas dalam memilih dan mengkombinasikan berbagai komponen yang digunakan, untuk mendapatkan sound-signature yang baik dan sekaligus sesuai dengan preferensi Anda. Pada gambar 10 saya menyertakan contoh kombinasi merk dan jenis komponen serta desain rangkaian yang menghasilkan karakter suara yang saya inginkan; warm dan tetap natural, dengan detil musik yang tersalur dengan baik dan utuh/lengkap.

Amplifier Single Ended 6SL7-2A3

Penulis : Arif Wicaksono (CEO Tubelover Indonesia)



 

Kamus

kamusKamus Audio Video Informasi tentang kamus, istilah seputar dunia audio video . Lanjut..